Tergelincirnya Lidah


Berprasangka buruk memang tidak baik, tapi ia akan menjadi lebih baik jika tidak sembarang dikeluarkan dari pikiran melalui lisan. Setidaknya itu akan menyelamatkanmu dari melukai perasaan orang lain.. dan dari kesalahpahaman (?), prasangkamu belum tentu benar toh?

Lalu, seperti apa tergelincirnya lidah?

Seberapa sering kita menyesal karena ucapan yang sudah terlanjur kita keluarkan? Menyesali tidak bermaksud mengatakan hal tersebut.. tapi kenyataannya ia sudah terlanjur keluar melalui lisanmu.. dan melukai perasaan yang bersangkutan.

Seperti itulah tergelincirnya lidah, ketika tubuh ini didominasi oleh amarah, maka kau akan kehilangan kontrol atas lisanmu.

… hendaklah berkata baik atau diam.

(HR. Bukhori Muslim)

Advertisements

One thought on “Tergelincirnya Lidah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s