Memahami. Mengingatkan. Mengajari.


Tidak ada manusia biasa yang paling sempurna, yang tidak pernah bohong, tidak pernah sama sekali melakukan kesalahan dsb. Namun selama ia mau belajar, lalu mau sadar, memiliki niat untuk introspeksi diri dan pastinya ada izin Allah Sang Pembolak-balik hati, #kunfayakun jadi maka jadilah. Dari yang tadinya hina pun bisa menjadi penebar kebaikan. Ini proses alamiah antara makhluk dengan penciptaNya. Proses yang akan terjadi pada makhluk yang meiliki keinginan untuk mencari kebenaran. Insha Allah, Allah akan memberikan petunjuk sesuai yang dimohonkan hambaNya.

Jangan ragu akan adanya kebaikan, jangan (terlalu) mudah menaruh curiga pada manusia lain atau bahkan ragu akan kuasa dan kasih sayang Tuhan, jangan mudah menjadi pembawa berita buruk yang belum tentu kebenarannya, seperti sedang menghasut (mengadu domba).

Life is a process.. ketika ada kesalahan yg tidak fatal (melanggar aturan agama atau negara) pilihlah reaksi yang baik terhadap masalah tersebut.. tidak usah cemas dianggap bodoh, berkasih sayanglah, anda juga ingin dikasihi dan disayangi kan? PAHAMI terlebih dahulu, kalau peduli – INGATKAN, dan kalau ingin lebih peduli lagi AJARKAN bagaimana yang seharusnya terjadi. Gunakanlah hati nurani kita.

Semakin kesini, hubungan antar manusia semakin penuh dengan hal-hal negatif, kepedulian untuk berkasih sayang semakin langka, juga untuk orang-orang dekat disekitar kita. Tulisan ini juga berlaku sebagai pengingat bagi diri saya sendiri, bahwa kepedulian untuk memahami dan menasehati orang lain tidaklah semudah seperti menolong orang dengan memberinya uang. Memahami dan menasehati bukanlah hal yang mudah dan bisa dengan cepat dilakukan, butuh pengorbanan waktu, belum lagi kadang ada perasaan sungkan, banyak yang menganggapnya “buang-buang waktu”,  tapi seperti itulah seharusnya manusia saling bersikap satu sama lain, seperti yang terdapat pada salah satu pesan Allah SWT dalam surat Al Ashr yang berbunyi,

“..sesungguhnya manusia itu berada dalam kerugian, kecuali bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh. Dan yang nasehat menasehati supaya menaati kebenaran, dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al Ashr: 2-3)

Kita disuruh saling menasehati bukan menguji apalagi menjatuhkan. #spreadtheLOVEtotheworld

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s