Proses ‘asahan’


Allah menghadirkan masalah supaya kita jd hamba yg lebih baik, dan pasti ada proses disitu.. kalau diibaratkan, seperti pisau yang harus diasah agar terjaga ketajamannya.

Sedangkan pada manusia, saat di’asah’ untuk sampai akhirnya bisa mendapat pelajaran (hikmah) itu pasti kita akan melewati beberapa proses yang biasanya terjadi, seperti kecemasan, ketakutan, keragu-raguan, kesedihan, kegelisahan, kecewa, bahkan ada yg sampai pada ambang keputusasaan, dsb. Walaupun sekilas terlihat menakutkan, tapi sebenarnya dari proses-proses itulah yang akan membantu kita mendapatkan banyak pelajaran (hikmah). Dan tugas kita adalah hidup harus tetap berjalan meskipun sedang melewati proses ‘asahan’ tadi, yg mungkin akan terjadi dlm proses yg paaanjang.. gak cuma sebulan dua bulan..

Disinilah saya pun baru menyadari kenapa Allah memberitahu bahwa setiap jiwa harus bisa jadi pemimpin bagi dirinya sendiri. Ternyata, supaya kita bisa memanage atau mengotak-atik persepsi dan hati sendiri, mengenali keadaan diri dengan mengetahui perilaku mana yang harus diperbaiki dan mana pula penilaian maupun sikap orang lain yg sebaiknya didengarkan atau dibolehkan mempengaruhi kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s